Sabtu, 26 September 2026

PELAKSANAAN PENGENALAN PROGRAM STUDI MAHASISWA PENDIDIKAN MASYARAKAT 2026

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang melalui bidang pendidikan dan pelatihan telah melaksanakan kegiatan Pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM) Pendidikan Masyarakat 2026 pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026. Kegiatan ini bertempat di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Bekasi, dan dilaksanakan secara luring. PPSM Pendidikan Masyarakat 2026 mengangkat tema “Menjelajahi Dunia Pendidikan Masyarakat untuk Mengenal, Mengembangkan, dan Menguatkan Potensi Mahasiswa yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak bagi Masyarakat.”

Kegiatan ini ditujukan bagi 84 mahasiswa baru Pendidikan Masyarakat 2026 sebagai sarana mengenal program studi, organisasi mahasiswa, serta unit kegiatan yang tersedia di Program Studi Pendidikan Masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat memperkuat hubungan sosial dan membangun kedekatan di lingkungan program studi.


Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 05.00 WIB, ketika peserta dikondisikan oleh PJ Peserta di area Kampus Unsika, kemudian berangkat bersama menuju Bumi Perkemahan Karang Kitri. Setibanya di lokasi, peserta melakukan absensi dan registrasi sekaligus pengecekan kelengkapan atribut, lalu diarahkan per kelompok menuju tempat opening ceremony.




Opening ceremony meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Unsika, Mars Unsika, Mars FKIP Unsika, dan Hymne Guru, laporan ketua pelaksana, serta sambutan dari Ketua Umum Himapenmas, Ketua Umum BEM FKIP Unsika. Acara dibuka secara resmi melalui sambutan BEM FKIP Unsika, dilanjutkan penyematan simbolis kepada mahasiswa baru Pendidikan Masyarakat 2026 dan doa. Setelah itu, kegiatan diisi dengan penampilan seni tari dari UKM Tari Himapenmas FKIP Unsika dan sesi dokumentasi bersama.








Memasuki kegiatan inti, peserta diperkenalkan dengan dosen Pendidikan Masyarakat FKIP Unsika. Materi pertama bertema “Wacana Pendidikan Masyarakat” disampaikan oleh Irawan Syarifuddin Daher, M.Pd., dan materi kedua bertema “Profil Lulusan Pendidikan Masyarakat” disampaikan oleh Afra Shafa Ramadlani, M.Pd. Setiap pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, review materi oleh moderator, serta penyerahan simbolis kepada pemateri. Di sela-sela kegiatan, peserta mengikuti yel-yel dan ice breaking agar suasana tetap hidup.











Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session dari Himapenmas 2026, demisioner Himapenmas 2025, dan alumni Pendidikan Masyarakat, yang memberi gambaran tentang dinamika berorganisasi dan perjalanan setelah menempuh studi. Pada sesi ini juga dilaksanakan pemilihan ketua angkatan.







Aktivitas Find & Learn menjadi bagian yang menantang bagi peserta. Setiap kelompok menjawab pertanyaan untuk memperoleh clue, mencari bola berisi pertanyaan yang telah disembunyikan panitia, lalu berdiskusi dan menuliskan jawaban pada lembar yang disediakan. Setelah seluruh pertanyaan terjawab, kelompok kembali berkumpul di titik api unggun. Hari pertama ditutup dengan api unggun dan malam kebersamaan yang berisi penampilan kelompok, bisik Penmas, dan penampilan panitia.




Pada Minggu, 20 September 2026, kegiatan diawali dengan senam bersama, yaitu Senam Maumere dan Senam Pica-Pica, yang diikuti panitia dan peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi “Kenali Penmas” berupa presentasi mind mapping mengenai delapan satuan Pendidikan Masyarakat, yaitu PKBM, PAUD, Bimbel, LKP, LPK, Majelis Taklim, TBM, dan SKB. Sesi ini dilanjutkan dengan teka-teki ke-Penmas-an, di mana setiap kelompok mengambil pertanyaan seputar delapan satuan tersebut dan menjawabnya melalui media teka-teki silang.



Untuk mempererat kebersamaan, peserta mengikuti permainan kelompok berupa estafet tepung, estafet balon, dan ular balon. Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba, persiapan pulang, registrasi akhir oleh PJ kelompok, dokumentasi bersama, dan penutupan resmi acara.





Dengan terlaksananya PPSM Pendidikan Masyarakat 2026, diharapkan mahasiswa baru dapat mengenal program studi, organisasi mahasiswa, serta satuan-satuan Pendidikan Masyarakat dengan lebih baik. Melalui berbagai sesi materi dan kegiatan kelompok, peserta diharapkan tumbuh sebagai mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan siap berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan PPSM Pendidikan Masyarakat 2026 menjadi salah satu bentuk kontribusi Himapenmas FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang melalui bidang pendidikan dan pelatihan dalam menyambut mahasiswa baru dan membangun kebersamaan di lingkungan Program Studi Pendidikan Masyarakat.

  

Sabtu, 01 Agustus 2026

PELAKSANAAN SATU MINGGU MENGABDI 2026

Satu Minggu Mengabdi 2026, Wujud Dedikasi Mahasiswa Pendidikan Masyarakat dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Manggungjaya

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Masyarakat (HIMAPENMAS) FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) telah melaksanakan kegiatan Satu Minggu Mengabdi (SMM) 2026 di Dusun 03, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada 12–18 Juli 2026 ini mengusung tema “Menguatkan Nilai Pengabdian melalui Dedikasi, Kolaborasi, dan Inovasi dalam Mewujudkan Masyarakat yang Berdaya dan Berkelanjutan melalui Kegiatan Satu Minggu Mengabdi 2026.” Kegiatan ini melibatkan 38 panitia dari mahasiswa Pendidikan Masyarakat FKIP Unsika dan dilaksanakan dengan dukungan Pemerintah Desa Manggungjaya di bawah kepemimpinan Kepala Desa Didi Sukardi.



Satu Minggu Mengabdi merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta memahami kondisi dan kebutuhan lingkungan sekitar. Program yang dilaksanakan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, serta kegiatan sosial dan keagamaan.



Rangkaian kegiatan SMM 2026 diawali dengan Opening Ceremony yang dilaksanakan pada 9 Juli 2026 di Auditorium Gedung FKIP Unsika. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Unsika serta Mars FKIP, laporan ketua pelaksana, sambutan, pembukaan kegiatan, doa, dan ditutup dengan penampilan tari tradisional serta dokumentasi bersama.











Pelaksanaan kegiatan di Desa Manggungjaya dimulai pada 12 Juli 2026. Pada hari pertama, mahasiswa melakukan perjalanan menuju lokasi, persiapan dan pembersihan tempat tinggal, dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Singaperbangsa, ramah tamah serta sosialisasi dengan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan membangun komunikasi dengan masyarakat sebelum menjalankan berbagai program selama satu minggu.





Dalam bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan kegiatan pembelajaran di PAUD Bani Al-Muntasir dan PKBM Bina Bangsa. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui berbagai materi dan aktivitas, di antaranya Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Kewarganegaraan, olahraga, serta kegiatan kokurikuler dan keterampilan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi peserta didik.




Selain pendidikan, SMM 2026 juga menghadirkan kegiatan di bidang kesehatan. Mahasiswa bersama pihak terkait melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.



Di bidang ekonomi, mahasiswa memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Koperasi Kabupaten Karawang dengan materi yang berkaitan dengan pengenalan dan pengembangan usaha. Sementara itu, untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap kegiatan membaca, mahasiswa juga melaksanakan Perpustakaan Keliling (Perpusling) bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karawang.


Perhatian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari rangkaian SMM 2026. Mahasiswa melaksanakan penyuluhan mengenai pengolahan sampah, membuat fasilitas kebersihan, serta mengadakan kegiatan Jumat Bersih bersama masyarakat. Kegiatan lingkungan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit dan pembuatan ecobrick sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar masyarakat.



Tidak hanya berfokus pada program pendidikan dan pemberdayaan, mahasiswa juga mengikuti kegiatan sosial dan keagamaan bersama masyarakat. Kegiatan pengajian dan ramah tamah menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga selama pelaksanaan pengabdian. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat diharapkan dapat membangun komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling mendukung antara mahasiswa dan masyarakat. Rangkaian SMM 2026 kemudian ditutup pada 18 Juli 2026 melalui Closing Ceremony yang diisi dengan sambutan, penyerahan plakat, penampilan seni, lokakarya, dan dokumentasi bersama. Kegiatan ditutup dengan pembersihan lokasi sebelum mahasiswa kembali meninggalkan Desa Manggungjaya.









Melalui pelaksanaan Satu Minggu Mengabdi 2026, mahasiswa Pendidikan Masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menjalankan program di tengah masyarakat, tetapi juga belajar mengenai kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Manggungjaya sekaligus menjadi pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu Pendidikan Masyarakat secara langsung.